Saham Asia melemah saat Brent bertahan di atas $100, imbal hasil mendekati puncak 2023 Oleh Reuters
- Saham Asia menurun pada hari Kamis, 10 September, karena investor bereaksi terhadap meningkatnya serangan pengiriman di Timur Tengah.
- Harga minyak mentah Brent tetap berada di atas $100 per barel menyusul gelombang serangan terbesar terhadap pengiriman di wilayah tersebut.
- Biaya energi yang tinggi dan imbal hasil obligasi yang mendekati puncak 2023 menciptakan volatilitas pasar bagi investor yang menanti data ekonomi AS mendatang.
Sumber & Kutipan
1 sumberBerita Lainnya
Briefing pagi: Euro dapat menguji 1.1700
⢠US Dollar Index turun baru-baru ini karena penurunan tajam pada nilai tukar USDJPY memperkuat mata uang global lainnya. ⢠Euro berada dalam posisi untuk menguji level 1.1700, sementara EURINR bergerak menuju 112.50 dan USDCNY mungkin menguji 6.70.
Baca aslinya Ā· fxstreet.comPasar Langsung: ASX anjlok $50 miliar dalam sesi terburuk sejak Maret, harga minyak lampaui $US101 per barel - ABC News
⢠Pasar saham Australia mengalami sesi terburuk dalam enam bulan pada 10 September 2026, menyusul penurunan di Wall Street. ⢠Kerugian pasar mencapai $50 miliar saat harga minyak naik melewati $US101 per barel.
Baca aslinya Ā· abc.net.auPasar mata uang melemah saat guncangan minyak meningkatkan imbal hasil global; ECB dan inflasi AS menjadi sorotan Oleh Reuters
⢠Pasar mata uang tetap stabil pada hari Kamis saat investor bereaksi terhadap kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi global. ⢠Para trader menghentikan reli kuat yen Jepang baru-baru ini sambil menunggu data ekonomi mendatang.
Baca aslinya Ā· au.investing.comSaham Asia Melemah Saat Harga Minyak Tembus $100, Investor Menanti Data Inflasi AS
⢠Pasar saham Asia menurun pada hari Selasa karena investor bereaksi terhadap kenaikan harga minyak dan mengantisipasi data inflasi AS yang akan datang. ⢠Indeks MSCI Asia-Pacific turun 1 persen, sementara Nikkei Jepang dan KOSPI Korea Selatan keduanya anjlok lebih dari 1 persen.
Baca aslinya Ā· business-standard.comPasar Global Hari Ini: Saham Asia diprediksi turun karena minyak memicu kekhawatiran inflasi - The Economic Times
⢠Kontrak berjangka indeks ekuitas Asia untuk Jepang, Korea Selatan, dan Australia mengarah lebih rendah menyusul penurunan di pasar AS. ⢠Indeks S&P 500 turun 0,5%, sementara Indeks Nasdaq 100 merosot 0,3% akibat penurunan pada Nvidia Corp., Amazon.com Inc., dan Alphabet Inc.
Baca aslinya Ā· economictimes.indiatimes.comBiaya Hidup yang Lebih Tinggi dan Konsumen yang Berhati-hati Membayangi Prospek Ritel Singapura
⢠Sektor ritel Singapura sedang menghadapi penurunan seiring dengan meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi yang mengurangi pengeluaran konsumen. ⢠Kondisi tenaga kerja yang melemah dan pengeluaran yang meningkat diperkirakan akan menekan permintaan barang ritel dalam beberapa bulan mendatang.
Baca aslinya Ā· retailasia.com
Masan GroupBrent crude tembus $100 saat serangan saling balas AS-Iran memicu kekhawatiran pasokan minyak
⢠Harga minyak mentah Brent naik di atas $100 pada hari Rabu seiring meningkatnya ketegangan militer antara AS dan Iran. ⢠Lonjakan harga ini terjadi menyusul dimulainya kembali serangan antara kedua negara pada akhir bulan lalu setelah jeda selama satu bulan.
Baca aslinya Ā· cnbc.comWall Street News Breakfast FM-Radio
⢠Donald Trump menyatakan bahwa konflik dengan Iran akan segera berakhir setelah pemilihan midterm AS. ⢠Trump mengklaim bahwa harga minyak akan turun dan Vladimir Putin sedang berupaya untuk mencapai kesepakatan.
Baca aslinya Ā· allweatherfinance.com
All-Weather MediaHari Perdagangan: Minyak $100 Mulai Berdampak - Oleh Reuters
⢠Saham AS ditutup lebih rendah dan obligasi merosot sementara harga minyak naik melampaui $100 per barel. ⢠S&P 500 turun 0,5%, Nasdaq turun 0,6%, dan Dow menurun 0,8%.
Baca aslinya Ā· investing.comSaham Asia Diprediksi Turun karena Minyak Memicu Kekhawatiran Inflasi: Market Wrap - Bloomberg
⢠Pasar saham Asia di Jepang, Korea Selatan, dan Australia diperkirakan akan menurun pada hari Kamis menyusul kerugian di Wall Street. ⢠Harga minyak AS naik selama delapan sesi berturut-turut sementara Indeks S&P 500 turun 0,5%, didorong oleh penurunan saham industri dan konsumsi diskresioner.
Baca aslinya Ā· bloomberg.comHarga Minyak Brent Crude Mendekati $100 Saat Ketegangan AS-Iran Mengancam Pasokan Teluk
⢠Harga minyak Brent crude naik selama perdagangan Asia pada Rabu, 9 September, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. ⢠Harga mendekati angka $100 per barel karena kekhawatiran akan gangguan pengiriman dan pasokan di kawasan Teluk.
Baca aslinya Ā· apacnewsnetwork.com
APAC News Network