Astronom Menemukan Atmosfer pada Planet Mirip Bumi di Dekat Kita - The New York Times
- Astronom telah menemukan atmosfer pada planet mirip Bumi di dekat kita, menandai pertama kalinya sebuah dunia yang berpotensi layak huni ditemukan memiliki atmosfer.
- Atmosfer sangat penting bagi kehidupan karena mengatur iklim, melindungi permukaan dari radiasi luar angkasa, dan memungkinkan planet untuk mempertahankan air cair.
- Penemuan ini signifikan karena menetapkan planet tersebut sebagai kandidat utama dalam pencarian ilmiah berkelanjutan terhadap kehidupan ekstraterestrial.
- Para peneliti kemungkinan akan terus menganalisis komposisi atmosfer planet tersebut untuk menentukan apakah mengandung tanda-tanda biologis (biosignatures) atau kondisi yang sesuai bagi organisme hidup.
Sumber & Kutipan
1 sumberBerita Lainnya
Perang terhadap ‘woke science’ menyasar penelitian luar angkasa
• The Planetary Society telah memperingatkan bahwa proposal pemerintahan Trump yang baru untuk menempatkan tunjukan politik sebagai pengelola pendanaan hibah dapat menyebabkan "kerugian nyata" bagi ilmu pengetahuan luar angkasa. • Langkah ini adalah bagian dari upaya lebih luas untuk memberantas "woke science," yang berpotensi menggeser kriteria tentang bagaimana pendanaan penelitian dialokasikan dan diberikan.
Baca aslinya · theverge.com
The VergeCermin di Luar Angkasa? FCC Baru Saja Menyetujui Satelit Pemantul Matahari, dan Para Astronom Merasa Khawatir - CNET
• FCC telah menyetujui demonstrasi uji coba untuk Reflect Orbital, sebuah perusahaan yang mengembangkan satelit yang dirancang untuk memantulkan cahaya matahari ke Bumi setelah matahari terbenam. • Proyek ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil selama lonjakan permintaan listrik puncak yang biasanya terjadi sekitar waktu matahari terbenam.
Baca aslinya · cnet.com
CNETPlanet Berbatu 48 Tahun Cahaya Jaraknya Mungkin Menjadi yang Pertama di Zona Layak Huni dengan Atmosfer Terkonfirmasi
• Para astronom telah mengonfirmasi keberadaan atmosfer pada LHS 1140 b, sebuah eksoplanet berbatu yang terletak 48 tahun cahaya dari Bumi. • Planet ini berada di dalam zona layak huni bintangnya, menjadikannya kandidat utama untuk mempelajari potensi air cair dan kehidupan.
Baca aslinya · discovermagazine.comLaporan National Academies Mendukung Sains Atribusi Perubahan Iklim - The New York Times
• Laporan dari National Academies mengonfirmasi kemajuan pesat dalam sains atribusi perubahan iklim, yang mengidentifikasi peran spesifik pemanasan global dalam peristiwa cuaca ekstrem. • Para ahli seperti Davide Faranda dari National Center for Scientific Research Prancis menekankan bahwa mengevaluasi "kerugian dan kerusakan" kini menjadi tujuan utama bagi bidang tersebut.
Baca aslinya · nytimes.comManis! Ilmuwan menemukan gula raspberry di ruang antarbintang untuk pertama kalinya – dan ini bisa memberi tahu kita bagaimana kehidupan muncul di Bumi
• Ilmuwan telah mendeteksi gula di ruang antarbintang untuk pertama kalinya, menandai terobosan signifikan dalam kimia astronomi. • Penemuan ini dilakukan menggunakan survei spektroskopi pita lebar dari teleskop radio Yebes berukuran 40 meter dan teleskop IRAM berukuran 30 meter.
Baca aslinya · skyatnightmagazine.comStruktur Sarang Lebah Terdeteksi di Mars
• Rover Curiosity milik NASA telah menemukan tekstur tidak biasa yang menyerupai sarang lebah di permukaan Mars. • Temuan tersebut mencakup pola geometris aneh ini bersama dengan berbagai batuan gelap yang tersebar di seluruh area.
Baca aslinya · space.com
Space.comGula raspberry ditemukan di ruang antarbintang, penemuan manis yang dapat mengungkap petunjuk tentang asal-usul kehidupan
• Para astronom telah mendeteksi glikolaldehida, sejenis gula yang umum ditemukan pada raspberry, di dalam ruang antarbintang. • Penemuan ini membuktikan bahwa molekul organik kompleks, seperti gula, dapat terbentuk secara alami di lingkungan ruang angkasa yang keras tanpa memerlukan permukaan planet.
Baca aslinya · space.com
Space.comBerita Teknologi -- ScienceDaily
• Fisikawan telah mengembangkan teori kuantum baru yang menyelesaikan konflik selama beberapa dekade antara dua model saingan mengenai bagaimana pengotor berperilaku dalam sistem banyak partikel. • Dalam terobosan terpisah, para peneliti di Stanford University memanfaatkan "twisted light" untuk memungkinkan operasi komputasi kuantum tanpa memerlukan pendinginan ekstrem.
Baca aslinya · sciencedaily.comBerita Terkini -- ScienceDaily
• Para ilmuwan telah memecahkan misteri selama 150 tahun mengenai gallium dengan menemukan bahwa ikatan atomnya yang tidak biasa terbentuk kembali pada suhu tinggi. • Penemuan ini membantah teori ilmiah yang telah diterima selama beberapa dekade dan secara mendasar menulis ulang pemahaman tentang perilaku kimia elemen tersebut.
Baca aslinya · sciencedaily.comSinar-X Pertama di Luar Angkasa Berikan Harapan bagi Calon Pasien yang Menuju Bulan
• Astronaut dalam misi swasta Fram2 Crew Dragon berhasil melakukan sinar-X medis pertama di orbit pada tahun 2025. • Misi ini menggunakan perangkat sinar-X portabel baru yang mampu mendiagnosis masalah medis seperti patah tulang, serta mengidentifikasi kerusakan pada satelit dan pakaian luar angkasa.
Baca aslinya · space.com
Space.comPemerintahan Trump Menunjuk Kritikus Sains Iklim untuk Mengawasi Penilaian Iklim Nasional - The New York Times
• Pemerintahan Trump telah menunjuk Matthew M. Wielicki untuk mengawasi National Climate Assessment, sebuah laporan federal utama mengenai pemanasan global. • Dr. Wielicki sebelumnya mengkritik konsensus ilmiah tentang perubahan iklim, dan menyebut perspektif saat ini sebagai "alarmis."
Baca aslinya · nytimes.com
