Saham India Tertinggal dari Pasar Global pada 2026: Data BofA Menunjukkan Penurunan 9,1% dalam Termin USD - BusinessToday

- Ekuitas India mengalami underperform yang signifikan dibandingkan pasar global pada tahun 2026, mencatat penurunan sebesar 9,1% dalam termin dolar AS menurut data Bank of America.
- Penurunan ini sangat kontras dengan pertumbuhan kuat yang diamati di AS, Jepang, dan pasar berkembang yang lebih luas selama periode yang sama.
- Tren ini menyoroti pergeseran sentimen investor, dengan aliran modal yang menunjukkan bahwa investor semakin memilih pasar internasional lainnya dibandingkan India.
- Data tersebut menunjukkan periode volatilitas bagi saham India saat mereka berjuang untuk mengimbangi momentum positif yang terlihat di ekonomi global utama lainnya.
Sumber & Kutipan
1 sumberBerita Lainnya
Wall Street pekan depan: Laporan kepercayaan konsumen dan inflasi segera hadir
• Wall Street sedang bersiap untuk perilisan data ekonomi kritis minggu depan, dengan fokus pada inflasi dan kepercayaan konsumen. • The Conference Board akan merilis laporan kepercayaan konsumen terbarunya pada hari Selasa, dengan para analis memperkirakan penurunan bulanan kedua berturut-turut setelah penurunan pada bulan Juli.
Baca aslinya · apnews.comApa yang Menggerakkan Pasar Minggu Ini
• Pasar saham AS mengakhiri pekan dengan kerugian, sementara Bitcoin (BTC-USD) mengalami lonjakan harga yang signifikan. • Departemen Keuangan AS memperluas program buyback-nya, dan diesel cracks mencapai level tertinggi sejarah, menandakan puncak profitabilitas kilang dan kapasitas pemrosesan maksimum.
Baca aslinya · seekingalpha.com
Seeking AlphaMovers & Shakers: Saham-saham yang akan beraksi minggu ini - The HinduBusinessLine
• Saham Union Bank of India telah memasuki tren bullish setelah reli sejak awal Juli dan melampaui hambatan resistance utama di ₹178. • Saham tersebut menemukan support awal di ₹154 dan saat ini diperdagangkan di sekitar ₹183, yang mengindikasikan momentum kenaikan yang kuat.
Baca aslinya · thehindubusinessline.com
The Hindu BusinessLineSaham Meningkat Saat Minyak Mentah Stabil dan Bitcoin Melonjak
• Indeks saham utama AS naik hari ini, dengan Dow Jones Industrial Average memimpin penguatan sebesar +0,67%, diikuti oleh S&P 500 sebesar +0,37% dan Nasdaq 100 sebesar +0,10%. • Reli pasar ini didorong oleh kombinasi harga minyak mentah yang stabil dan lonjakan signifikan nilai Bitcoin.
Baca aslinya · barchart.comTautan 22/8/2026
• Serangkaian berita utama global yang beragam untuk 22 Agustus 2026, menyoroti penolakan China terhadap sanksi Iran, peningkatan wabah Ebola, dan potensi konflik antara Rusia dan NATO. • Instabilitas ekonomi terlihat melalui volatilitas pasar obligasi Jepang, kekhawatiran kredit swasta, dan laporan pelemahan pada Walmart.
Baca aslinya · nakedcapitalism.com
Naked CapitalismPekan depan di Wall Street: Laporan kepercayaan konsumen dan inflasi segera hadir | Bisnis
• Wall Street sedang bersiap untuk perilisan indikator ekonomi penting pekan depan, dengan fokus khusus pada inflasi dan kepercayaan konsumen. • The Conference Board dijadwalkan untuk merilis laporan kepercayaan konsumen terbaru pada hari Selasa.
Baca aslinya · standard-journal.comInvestasi Bengal Menjadi Sorotan dalam Pertemuan Goyal dengan Pengusaha Singapura
• Menteri Perdagangan dan Industri Uni Piyush Goyal bertemu dengan Singapore Business Federation (SBF) pada hari Jumat di Singapura untuk memperkuat keterlibatan bisnis antara kedua negara. • Peserta utama termasuk Ketua SBF Mark Lee dan Ketua SBF (India Business Council) Prasoon Mukherjee, yang berfokus pada perluasan peluang investasi.
Baca aslinya · timesofindia.indiatimes.comMarket Roundup 21 Agustus 2026 - KAOHOON INTERNATIONAL
• Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon bertemu di Wellington pada 21 Agustus 2026, untuk memperingati HUT ke-70 hubungan diplomatik. • Kedua pemimpin menandatangani Deklarasi Bersama tentang Kemitraan Strategis, sebuah langkah yang dirancang untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama antara kedua negara secara formal.
Baca aslinya · kaohooninternational.com
KAOHOON INTERNATIONALBangkok Post - Pemilihan Sektor dan Saham Menjadi Kunci Keberhasilan
• Saham Thailand cenderung bergerak sideways cenderung menurun minggu ini, yang ditandai dengan tekanan jual ringan dan rotasi sektor yang sering terjadi. • Investor melakukan aksi beli kembali secara berkala, terutama pada saham TTB menyusul penjualan big-lot oleh ING Bank yang menyebabkan penurunan harga tipis.
Baca aslinya · bangkokpost.comSaham Asia Berpotensi Turun Mingguan seiring Imbal Hasil Obligasi dan Harga Minyak Tetap Tinggi - The Business Times
• Sebagian besar indeks saham Asia menuju kerugian mingguan pada Jumat, 21 Agustus, yang didorong oleh tekanan berkelanjutan di pasar obligasi global dan meningkatnya risiko inflasi. • Nikkei turun 0,8%, membuat total kerugian mingguannya menjadi 4%, sementara saham blue chip China turun 0,1% dan pasar di Korea Selatan serta Taiwan juga cenderung menurun.
Baca aslinya · businesstimes.com.sgSaham Layanan Bisnis dan Informasi Teratas, Menurut Deutsche Bank via Investing.com
• MSCI Inc. melaporkan pendapatan dan laba yang disesuaikan untuk kuartal kedua 2026 yang sedikit melampaui ekspektasi Wall Street. • Menyusul laporan tersebut, Morgan Stanley menurunkan target harga untuk MSCI Inc. karena revisi estimasi internal.
Baca aslinya · investing.com