Inflasi Masih Bertahan pada Agustus, Berpotensi Memicu Kenaikan Suku Bunga Fed
- Indeks harga konsumen menunjukkan inflasi yang persisten pada bulan Agustus, memberikan poin data utama terakhir sebelum pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.
- Ekspektasi konsensus Dow Jones memproyeksikan kenaikan 0,4% pada indeks semua item dan kenaikan 0,2% untuk inflasi inti, yang tidak termasuk biaya pangan dan energi yang fluktuatif.
- Angka-angka ini dapat memengaruhi keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga dalam pemungutan suara yang akan berakhir Rabu depan.
Sumber & Kutipan
1 sumberBerita Lainnya
5 tema pasar dunia untuk minggu depan - The Economic Times
⢠Federal Reserve dan Bank of Japan bersiap untuk mengumumkan keputusan suku bunga penting minggu ini di tengah kenaikan biaya energi. ⢠Para pemimpin BRICS bertemu di India untuk membahas integrasi mata uang digital bank sentral, yang merupakan versi digital dari mata uang suatu negara, untuk menyederhanakan pembayaran.
Baca aslinya Ā· economictimes.indiatimes.comBagaimana kenaikan suku bunga ECB akan berdampak pada peminjam hipotek
⢠European Central Bank menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi yang persisten di seluruh eurozone. ⢠Broker hipotek mencatat bahwa bank-bank di Prancis, Italia, dan Spanyol telah memasukkan kenaikan ini ke dalam penawaran pinjaman mereka sebelum pengumuman resmi.
Baca aslinya Ā· euronews.com
EuronewsBerikut adalah rincian inflasi untuk Agustus 2026 ā dalam satu grafik
⢠Inflasi tetap tinggi pada Agustus 2026 akibat kenaikan harga energi yang disebabkan oleh perang di Iran. ⢠Para ekonom mengaitkan tingkat inflasi yang membandel ini dengan peningkatan biaya bensin dan sumber energi lainnya.
Baca aslinya Ā· cnbc.comEuro turun di bawah 1,1600, Dollar menguat menjelang rilis CPI AS
⢠Euro turun di bawah 1,1600 terhadap US Dollar pada hari Jumat seiring memudarnya reaksi awal pasar terhadap kenaikan suku bunga European Central Bank. ⢠Para trader kini mengalihkan fokus pada rilis Consumer Price Index (CPI) mendatang dari US Department of Labor Statistics.
Baca aslinya Ā· fxstreet.comPASAR EROPA/Bursa Saham Perluas Penguatan Seiring Penurunan Harga Minyak | 11.09.26
⢠Pasar saham Eropa meningkatkan penguatannya hingga tengah hari Jumat, 11 September 2026. ⢠Tren kenaikan ini bertepatan dengan penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi dari puncak terbaru mereka.
Baca aslinya Ā· finanzen.chPASAR EROPA/Bertahan Baik Menjelang Data Harga AS Sore Ini | 11.09.26
⢠Pasar saham Eropa dibuka dengan penguatan tipis pada Jumat pagi saat investor menunggu data harga Amerika Serikat. ⢠Analis pasar sedang fokus pada evaluasi saham spesifik untuk Ameriprise Financial, Schneider Electric, ASM, dan HSBC.
Baca aslinya Ā· finanzen.chSaham pilihan pekan ini dari Investing.com Oleh Investing.com
⢠Saham Bloom Energy naik 16,3% pekan ini setelah S&P Dow Jones Indices mengonfirmasi bahwa perusahaan tersebut akan bergabung dalam indeks S&P 500. ⢠Saham tersebut secara resmi akan masuk ke dalam indeks sebelum pasar dibuka pada Senin, 21 September, selama penyeimbangan kuartalan.
Baca aslinya Ā· uk.investing.comSaham Eropa: Kenaikan Harga - Data Inflasi AS Menjadi Fokus | 11.09.26
⢠Pasar saham Eropa memulihkan sebagian kerugian sebelumnya selama perdagangan pada hari Jumat, 11 September 2026. ⢠Investor saat ini sedang berfokus pada data inflasi AS yang akan datang untuk menentukan arah pasar di masa depan.
Baca aslinya Ā· finanzen.chCiti Tunjuk Pilihan Utama dengan Potensi Kenaikan 60% dalam Prediksi Bullish Pertahanan Eropa oleh Investing.com
⢠Citi mengeluarkan pandangan bullish terhadap sektor pertahanan Eropa dan mengidentifikasi satu saham pilihan utama. ⢠Bank tersebut memperkirakan perusahaan yang dipilih memiliki potensi kenaikan sebesar 60%.
Baca aslinya Ā· ph.investing.comCadangan Devisa India Melonjak $44,9 Miliar ke Rekor $785,7 Miliar, Terbesar Keempat secara Global - The Economic Times
⢠Cadangan devisa India naik sebesar $44,9 miliar hingga mencapai rekor tertinggi sebesar $785,706 miliar. ⢠Peningkatan ini didorong oleh aliran masuk yang kuat dan program khusus untuk memobilisasi dolar, meskipun cadangan emas menurun.
Baca aslinya Ā· economictimes.indiatimes.comPasar Global Hari Ini: Saham dan Obligasi Asia Turun Akibat Kekhawatiran Minyak dan Inflasi - The Economic Times
⢠Saham dan obligasi Asia baru-baru ini turun menyusul kenaikan harga minyak dan data inflasi terbaru. ⢠Imbal hasil U.S. Treasury mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir karena investor mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga dari Federal Reserve.
Baca aslinya Ā· economictimes.indiatimes.com