Hujan Mengalirkan Beban Mikroplastik Rekor ke Samudra Dunia

- Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Science memperkirakan bahwa sungai mengalirkan sekitar 263.000 ton mikroplastik ke samudra dunia pada tahun 2022.
- Para peneliti menemukan bahwa peristiwa curah hujan ekstrem mempercepat pergerakan plastik ke sungai, terutama di negara-negara berkembang dengan penggunaan plastik yang tinggi dan manajemen limbah yang lemah.
- Tren ini meningkatkan volume polusi plastik yang memasuki ekosistem laut, mengancam kesehatan samudra dan rantai makanan yang mendukung perikanan global.
Sumber & Kutipan
1 sumberBerita Lainnya
Apakah para ilmuwan akhirnya mendeteksi materi gelap? - video | Science
⢠Para ilmuwan percaya bahwa mereka mungkin sudah lebih dekat untuk mendeteksi materi gelap, sebuah zat misterius yang telah membingungkan para fisikawan selama beberapa dekade. ⢠Zat ini diperkirakan menyusun 85% dari seluruh materi di alam semesta tetapi tidak dapat dilihat secara langsung.
Baca aslinya Ā· theguardian.comIlmuwan mempelajari 3.000 supernova dan menemukan bahwa energi gelap mungkin berevolusi
⢠Ilmuwan menganalisis katalog yang berisi hampir 3.000 supernova tipe Ia, yang terjadi ketika bintang katai putih meledak setelah menyerap terlalu banyak materi dari bintang pendamping. ⢠Studi tersebut menemukan bukti bahwa energi gelap mungkin berevolusi seiring berjalannya waktu alih-alih tetap konstan, yang menantang model standar kosmologi.
Baca aslinya Ā· space.com
Space.comAstronom Menemukan Awan Hidrogen "CO-Dark" Eos yang Hanya Berjarak 300 Tahun Cahaya - Newsy Today
⢠Astronom menemukan awan molekuler masif bernama Eos yang terletak sekitar 307 tahun cahaya dari Matahari. ⢠Model menunjukkan bahwa awan tersebut sedang mengalami fotoevaporasi, sebuah proses di mana radiasi mengikis gas, dalam skala waktu sekitar 5,7 juta tahun.
Baca aslinya Ā· newsy-today.com
Newsy TodayBuku sains populer terbaru terbaik bulan September 2026 mencakup judul-judul baru karya Carlo Rovelli dan Xand van Tulleken
⢠Penulis sains ternama termasuk Carlo Rovelli, Xand van Tulleken, Maggie Aderin, dan Jim Al-Khalili merilis buku sains populer baru pada September 2026. ⢠Rilisan baru bulan ini juga menampilkan biografi baru tentang fisikawan Stephen Hawking.
Baca aslinya Ā· newscientist.com
New ScientistHari ini dalam sejarah luar angkasa! 6 Sept. 1947: Angkatan Laut AS meluncurkan roket V-2 pertama di laut dalam uji coba rudal balistik
⢠Angkatan Laut AS meluncurkan roket V-2 pertamanya dari kapal di laut pada 6 September 1947, sebagai bagian dari uji coba rudal balistik. ⢠Meskipun uji coba spesifik tersebut tidak berhasil, hal ini membuktikan bahwa kapal Angkatan Laut dapat berfungsi sebagai landasan peluncuran terapung untuk rudal balistik.
Baca aslinya Ā· space.com
Space.comFisikawan Baru Saja Menemukan Celah Kecil dalam Waktu itu Sendiri
⢠Para fisikawan telah menemukan celah kecil dalam waktu itu sendiri, yang mungkin mengimplikasikan adanya ketidakpastian mendasar dalam pengukuran waktu, menurut teori kuantum yang tidak konvensional. ⢠Efek ini, yang didukung oleh penelitian dari Foundational Questions Institute, menunjukkan bahwa model kolaps kuantum dapat memiliki konsekuensi mengejutkan bagi sifat waktu dan presisi jam.
Baca aslinya Ā· sciencedaily.com
ScienceDailyEkspedisi 75 Mengerjakan Perangkat Sains, Pakaian Luar Angkasa, dan Pengambilan Gambar Kru - NASA
⢠Kru Ekspedisi 75 melakukan pemeliharaan perangkat sains dan perawatan pakaian luar angkasa di atas International Space Station pada hari Kamis. ⢠Salah satu anggota kru melepaskan dan menyimpan perangkat fisika yang digunakan untuk penelitian pertumbuhan kristal di dalam Destiny Microgravity Science Glovebox.
Baca aslinya Ā· nasa.gov
NASANASA temukan objek kosmik aneh yang mungkin menjelaskan bagaimana lubang hitam menjadi supermasif
⢠Chandra X-ray Observatory milik NASA menemukan objek kosmik langka sejauh 11,8 miliar tahun cahaya yang memancarkan sinar-X. ⢠Objek ini adalah "little red dot," jenis galaksi kompak yang biasanya tidak bersinar dalam sinar-X meskipun ditenagai oleh lubang hitam.
Baca aslinya Ā· earth.com
Earth.comHubble dan Webb NASA Temukan Objek Tata Surya Jauh 'Mengingat' Masa Lalu - NASA Science
⢠Ilmuwan NASA menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble dan James Webb untuk mempelajari Trans-Neptunian Objects, yaitu benda-benda es yang terletak di luar orbit Neptunus. ⢠Penelitian ini berfokus pada bagaimana objek-objek tata surya yang jauh ini mempertahankan tanda-tanda kimia atau fisik yang mencerminkan lingkungan masa lalu mereka.
Baca aslinya Ā· science.nasa.govTeleskop Luar Angkasa James Webb mengungkap kejutan tentang objek di luar Neptunus
⢠Teleskop Luar Angkasa James Webb dan Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA baru-baru ini menyelesaikan sensus terhadap puluhan dunia es kecil yang terletak di Sabuk Kuiper di luar Neptunus. ⢠Teleskop-teleskop tersebut menganalisis objek-objek jauh ini untuk mengumpulkan data tentang komposisi dan distribusi material pembentukan planet awal.
Baca aslinya Ā· mashable.com
MashableHubble dan Webb Bekerja Sama untuk Memata-matai Dunia Beku Kecil di luar Neptunus
⢠Para astronom menggabungkan teleskop luar angkasa Hubble dan Webb untuk pertama kalinya guna mencari objek-objek beku yang kecil dan redup di bagian luar Tata Surya. ⢠Tim tersebut memfokuskan pencarian mereka pada dunia-dunia kecil yang terletak di luar orbit Neptunus.
Baca aslinya Ā· sci.news