Warga Palestina di Inggris merasa 'dimanipulasi' dan tidak mampu bersuara, kata aktivis terkemuka
• Menjelang pawai Nakba, Sara Husseini mengatakan banyak yang merasa diperlakukan sebagai tersangka daripada korban penderitaan massal. • Direktur British Palestinian Committee menyatakan bahwa warga Palestina di Inggris merasa tidak mampu berbicara terbuka tentang perang Israel di Gaza, di tengah apa yang diyakini para pengampanye sebagai meningkatnya iklim permusuhan terhadap identitas dan aktivisme Palestina di Inggris. • Sara Husseini menyebutkan beberapa orang merasa takut mengenakan simbol Palestina di tempat kerja atau memamerkan perhiasan Arab dan keffiyeh di ruang publik. Baca selengkapnya...
theguardian.com