‘Mengerikan’: Pilihan Pulte untuk asisten intelijen utama memicu kekhawatiran manipulasi suara Trump
• Pulte, loyalis Presiden Trump, telah memilih Norton untuk posisi asisten intelijen utama, memicu kekhawatiran di kalangan Demokrat dan mantan pejabat intelijen mengenai potensi campur tangan pemilihan umum. • Para kritikus, termasuk Rep. Jamie Raskin, berpendapat bahwa penunjukan tersebut lebih mengutamakan loyalitas politik mutlak dibandingkan pengalaman intelijen profesional, dengan mencatat sejarah Pulte yang merekomendasikan lawan politik untuk dituntut. • Langkah ini dipandang sebagai potensi upaya untuk menggunakan Office of the Director of National Intelligence guna membuat klaim penipuan palsu dan memanipulasi pemilihan midterm mendatang.
ms.now

