Analis Grab Tetap Optimis Meskipun Ada Hambatan Regulasi di Asia Tenggara
• Laba Grab pada Q1 2026 melonjak 466,7% menjadi US$136 juta dari US$24 juta pada Q1 2025, memperkuat kepercayaan analis terhadap platform ride-hailing dan pengiriman ini. • Analis memandang Grab sebagai pemimpin regional yang jelas di Asia Tenggara meskipun menghadapi tantangan regulasi yang berkelanjutan di berbagai pasar. • Pertumbuhan laba perusahaan yang kuat menunjukkan keberlanjutan model bisnisnya bahkan di tengah pengetatan pengawasan regulasi di kawasan tersebut.
businesstimes.com.sg