‘Saya hanya ingin menemukan mereka’: hujan ekstrem mematikan hancurkan komunitas pegunungan Kashmir
• Pola cuaca yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim menyebabkan warga kehilangan rumah, tanaman, dan ternak • Saat hujan mengguyur pegunungan Pir Panjal sebelum fajar pada 19 Juli, Haji Mohammad Latief keluar dari rumahnya di Murrah, sebuah desa terpencil di pegunungan Kashmir yang dikelola India. Putrinya memintanya untuk memindahkan mobil keluarga ke tempat yang lebih aman karena hujan semakin deras. • “Saya baru saja memarkirkannya,” kenang Latief. “Ketika saya berbalik, saya melihat air datang.” Beberapa menit kemudian, hujan ekstrem (cloudburst) mengirimkan lumpur, bongkahan batu, dan air menerjang lereng bukit. Baca selengkapnya...
theguardian.com



