Gambar: CP24Mantan anggota parlemen Thailand mengaku setelah diduga membunuh pejabat
โข Seorang mantan anggota parlemen Thailand telah mengaku melakukan penembakan di sebuah kantor pemerintah di luar Bangkok pada hari Senin, yang menyebabkan satu pejabat tewas dan satu lainnya luka-luka. โข Insiden ini menyusul penembakan massal terpisah di provinsi yang sama beberapa hari sebelumnya, di mana seorang siswa membunuh sedikitnya delapan orang di sekolah dan rumah keluarga. โข Kekerasan ini menyoroti kekhawatiran atas prevalensi senjata api di Thailand, yang memiliki tingkat kepemilikan senjata api sipil sebesar 15,1 per 100 orang, jauh lebih tinggi dibandingkan Malaysia.
cp24.com