Kanada Hadapi Desakan Investigasi Kematian Seorang Wanita Setelah Donor Plasma
⢠Mahasiswa internasional Rodiyat Alabede, 22 tahun, meninggal dunia akibat 'badai sempurna' dari protokol keselamatan yang longgar, menurut para advokat. ⢠Advokat pasien di Kanada telah menyerukan investigasi baru atas kematian seorang wanita muda yang sedang mendonorkan plasma darah, menggambarkan adanya "badai sempurna" dari protokol keselamatan yang longgar serta staf yang kurang terlatih, dan memperingatkan tentang "masalah sistemik" di lokasi donor plasma di seluruh negeri. ⢠Rodiyat Alabede, seorang mahasiswa internasional di University of Winnipeg, meninggal karena henti jantung tak lama setelah donor plasma pada Oktober 2025 di fasilitas yang dioperasikan oleh perusahaan layanan kesehatan Spanyol, Grifols.
theguardian.com