Gambar: Democracy DocketUSPS Diduga Berulang Kali Mengabaikan Pengadilan untuk Mendukung Serangan Trump terhadap Pemungutan Suara via Pos - Democracy Docket
โข Seorang whistleblower mengklaim bahwa U.S. Postal Service (USPS) berulang kali dan secara rahasia melanggar berbagai perintah pengadilan untuk mendukung upaya Presiden Trump dalam membatasi pemungutan suara melalui pos. โข Laporan tersebut menyatakan bahwa USPS mengabaikan mandat yudisial sementara Departemen Kehakiman mengupayakan bantuan hukum dari Mahkamah Agung. โข Tindakan ini dianggap signifikan karena menunjukkan adanya upaya terkoordinasi untuk merusak akses pemungutan suara menjelang pemilihan midterm mendatang.
democracydocket.com