Perusahaan AS yang tetap mempertahankan kebijakan DEI meski ada ancaman ‘go woke, go broke’ justru berkembang pesat
Eksklusif: Perusahaan yang mempertahankan kebijakan tersebut memiliki kinerja keuangan yang sama baiknya, bahkan setelah perintah eksekutif Trump, dibandingkan dengan perusahaan yang tidak mempertahankannya. • Reaksi keras dari kaum konservatif seharusnya mengakhiri gerakan diversitas, inklusi, dan ekuitas (DEI) karena perusahaan diperingatkan bahwa "go woke, go broke". • Pada Januari 2025, Donald Trump memberikan pukulan telak dengan mengakhiri DEI di dalam pemerintahan federal melalui perintah eksekutif dan mengancam akan menargetkan perusahaan yang masih mendukungnya. • Perusahaan termasuk Google, Goldman Sachs, McDonald’s dan Walmart yang telah mengadopsi DEI bertahun-tahun sebelumnya akhirnya mengikuti arus dan mengumumkan penghentian kebijakan mereka. Baca selengkapnya...
theguardian.com