Eropa Hadapi Krisis Perbatasan Saat 60.000 Migran Menyeberang ke Ceuta dari Maroko dalam 24 Jam
• Sekitar 60.000 migran menyeberang dari Maroko ke wilayah enklaf Spanyol, Ceuta, dalam periode 24 jam, sehingga menciptakan krisis perbatasan yang parah. • Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengutuk pelanggaran tersebut, menggambarkan lonjakan masif ini sebagai "serangan terhadap integritas teritorial Spanyol." • Krisis ini dikaitkan dengan putusan Mahkamah Agung Spanyol baru-baru ini yang menyatakan bahwa migran yang dicegat di laut saat mencoba mencapai Ceuta atau Melilla tidak dapat dideportasi.
independent.co.uk

