Krisis Timur Tengah terkini: AS serang situs rudal Iran saat negosiator Tehran melakukan pembicaraan di Qatar
US Central Command mengklaim target juga mencakup kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau, mengganggu gencatan senjata, sementara pihak Iran bertemu dengan perdana menteri Qatar di Doha β’ Israel meningkatkan serangan di Lebanon sementara Netanyahu bersumpah untuk 'menghancurkan' Hezbollah β’ Selamat datang di liputan langsung Guardian mengenai krisis di Timur Tengah. β’ Pasukan AS menyerang situs rudal di selatan Iran dan kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau pada hari Senin, demikian menurut US Central Command, saat negosiator utama Iran tiba di Doha untuk pembicaraan guna mengakhiri perang. β’ Trump mengatakan uranium yang diperkaya milik Iran dapat dihancurkan di dalam negeri, dalam proses yang diawasi oleh badan nuklir internasional. Para ahli mengatakan pengumumannya bisa menjadi konsesi besar bagi Tehran. β’ Trump juga mengatakan kesepakatan apa pun untuk mengakhiri perang dengan Iran harus mengharuskan negara-negara tertentu di kawasan tersebut β Arab Saudi, Qatar, Mesir, Yordania, Turki, dan Pakistan β untuk menandatangani Abraham accords. Perjanjian yang bertujuan menormalkan hubungan dengan Israel tersebut dijembatani oleh AS selama masa jabatan pertama Trump. β’ Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk βmenghancurkanβ Hezbollah di Lebanon, memberikan pukulan lain bagi harapan kesepakatan AS-Iran. Tehran menuntut agar setiap perjanjian damai juga berlaku untuk pertempuran di Lebanon. β’ Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memuji Hezbollah atas perlawanan berkelanjutan kelompok militan yang didukung Tehran tersebut di Lebanon melawan Israel. Lanjutkan membaca...
theguardian.com