Tentara AS tidak mengaku bersalah atas tuduhan bertaruh pada penggulingan Nicolás Maduro
• Jaksa menuduh Gannon Van Dyke memenangkan $400.000 menggunakan informasi internal untuk bertaruh pada penggerebekan Maduro di Polymarket. • Tentara Angkatan Darat AS yang didakwa memenangkan $400.000 dengan menggunakan informasi internal untuk bertaruh pada pencopotan presiden Venezuela Nicolás Maduro tidak mengaku bersalah atas tuduhan penipuan pada hari Selasa. • Gannon Ken Van Dyke, 38 tahun, menyampaikan pembelaannya di ruang sidang hakim distrik AS Margaret Garnett di Manhattan. Van Dyke tampil dengan kepala plontos dan mengenakan blazer hitam, jeans, serta sepatu cokelat saat tiba di ruang sidang bersama pengacaranya, Zach Intrater dan Mark Geragos. Baca selengkapnya...
theguardian.com