Komentar: Pembukaan Kembali Selat Hormuz yang Rapuh Bukan Berarti Kembali Normal bagi Asia - CNA
β’ Kepala ekonom APAC Coface, Bernard Aw, memperingatkan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz tidak akan menandakan kembalinya kondisi normal sebelum perang secara cepat bagi Asia. β’ Meskipun terdapat rute alternatif, rute-rute tersebut tetap terikat pada sistem produksi energi Timur Tengah dan tunduk pada risiko geopolitik serta gangguan infrastruktur yang sama. β’ Kurangnya diversifikasi yang nyata ini berarti basis pasokan energi Asia tetap rentan terhadap eskalasi regional.
channelnewsasia.com