Gambar: NAMPA / AFPSaham AS Bervariasi di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Proyeksi Laba yang Kuat
• Saham Wall Street diperdagangkan bervariasi pada Senin pagi, 4 Mei 2026, karena kenaikan harga minyak akibat konflik Timur Tengah mengimbangi ekspektasi laba perusahaan AS yang kuat. • Harga minyak merangkak naik setelah militer Iran memperingatkan akan menyerang pasukan AS yang memasuki Selat Hormuz, menyusul pengumuman Presiden Donald Trump untuk mengawal kapal-kapal yang melewati jalur air tersebut. • Indeks utama tetap berada di dekat rekor tertinggi, didukung oleh data inflasi yang menggembirakan dan musim laporan laba yang tangguh, meskipun investor mengawasi laporan lapangan kerja bulan April.
nampa.org