Gambar: SlateMahkamah Agung: Bagaimana mengambil kembali hukum dari pengadilan yang bersifat monarki ini.
β’ Teks yang disediakan menyajikan sebuah "eksperimen pemikiran" yang mengadvokasi "konstitusionalisme populer" sebagai cara untuk merebut kembali makna hukum dari Mahkamah Agung yang digambarkan sebagai "monarki". β’ Penulis berpendapat bahwa peradilan saat ini telah merekayasa balik Amerika Serikat menjadi bangsa yang xenofobia dan secara aktif mencekik hak pilih pemilih. β’ Perspektif ini menyoroti keterputusan antara keinginan publik Amerikaβseperti mengakhiri penembakan massal dan pengaruh pendanaan kampanyeβdengan realitas hukum yang ditegakkan oleh Pengadilan.
slate.com
