Pasukan Israel paksa keluarga keluar dari rumah di tengah kampanye teror pemukim di Tepi Barat
• Mantan PM Israel menyebut peristiwa tersebut sebagai 'upaya pembersihan etnis yang terkoordinasi dan teliti' terhadap warga Palestina • Pasukan Israel memaksa dua keluarga Palestina meninggalkan rumah mereka yang terkepung di Tepi Barat pada hari Kamis, sehari setelah seorang komandan tinggi Israel berjanji secara pribadi bahwa ia akan mengakhiri kampanye kekerasan pemukim untuk mengusir mereka. • Tentara Israel juga mengambil alih delapan rumah lainnya di Qusra pada Kamis pagi, memberi tahu walikota desa, Abdul Azim, bahwa bangunan tersebut diperlukan untuk operasi selama beberapa hari guna menyingkirkan para pemukim. Mereka kemudian melepaskan enam rumah. Para pemukim masih berkeliaran di desa tersebut. Baca selengkapnya...
theguardian.com



