Gambar: Washington ExaminerWashington Examiner
• Hakim Amy Coney Barrett menghadapi kritik dari kaum populis karena menolak untuk "membuat undang-undang dari kursi hakim" terkait pemungutan suara melalui pos. • Reaksi keras ini menyusul ketidakmampuan Kongres untuk mendapatkan suara yang cukup guna menghapuskan pemungutan suara melalui pos melalui SAVE America Act. • Penulis berargumen bahwa Barrett menjunjung tinggi supremasi hukum dan independensi peradilan dengan memprioritaskan hukum tertulis daripada hasil politik.
washingtonexaminer.com


