Gambar: CNAKomentar: Dear You menunjukkan sudah waktunya untuk memikirkan kembali larangan dialek di media publik Singapura - CNA
• Profesor linguistik NTU Luke Lu berpendapat bahwa Singapura harus memikirkan kembali larangan jangka panjang terhadap dialek di media publik. • Proposal tersebut menyarankan agar bentuk lokal dari bahasa Hokkien dan Teochew, yang merupakan produk unik dari multikulturalisme regional, tidak lagi memerlukan persetujuan khusus untuk disiarkan. • Pergeseran ini tidak dimaksudkan untuk memasukkan dialek ke dalam sistem pendidikan formal atau mempromosikannya secara aktif, melainkan untuk menghapus hambatan yang membatasi.
channelnewsasia.com