National Institutes of Health Menyetujui Terapi Gen Pertama untuk Penyakit Sel Sabit Berbasis Teknologi CRISPR
โข FDA memberikan persetujuan dipercepat untuk terapi gen berbasis CRISPR bagi penyakit sel sabit yang parah pada 20 April, menandai perawatan genetik pertama yang disetujui untuk mengedit sel darah pasien guna memproduksi hemoglobin fungsional. โข Uji klinis menunjukkan bahwa 95% pasien yang diobati mengalami penghilangan atau hampir penghilangan krisis vaso-oklusif dalam waktu 12 bulan, dengan respons berkelanjutan yang diamati selama lebih dari dua tahun setelah perawatan. โข Terapi ini mengatasi penyakit yang menyerang sekitar 100.000 warga Amerika, terutama keturunan Afrika, serta menawarkan potensi penyembuhan bagi pasien yang sebelumnya bergantung pada manajemen nyeri dan transfusi darah.
nih.gov