Selat Hormuz: Titik Pencekik Strategis di Bawah Bayang-bayang Geopolitik - The Economic Times
• Selat Hormuz tetap menjadi titik sengketa utama dalam negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, meskipun kesepakatan awal telah ditandatangani antara AS dan Iran. • Sebagai titik pencekik global yang kritis, selat ini memfasilitasi perdagangan gas alam cair dan sekitar seperlima dari total konsumsi minyak dan produk minyak dunia. • Menurut EIA, jalur air tersebut menangani rata-rata 20 juta barel minyak per hari pada tahun 2024, yang menekankan signifikansi ekonominya yang sangat besar.
economictimes.indiatimes.com







