Iran hadapi paradoks Selat Hormuz saat nilai strategis titik cegat mulai terkikis
• Seruan internal untuk mengakhiri perang semakin mengeras saat negara-negara tetangga Teluk merencanakan pipa alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada jalur air tersebut. • Apakah Selat Hormuz, yang baru-baru ini disebut oleh kantor pemimpin tertinggi Iran sebagai “pilar tatanan keamanan baru Iran”, dan dianggap memiliki dampak transformatif yang setara dengan kepemilikan senjata nuklir, kenyataannya menjadi aset yang cepat menyusut, sehingga membuat Iran semakin rentan terhadap gelombang baru sanksi ekonomi AS yang direncanakan? • Ini adalah perdebatan utama yang sedang berlangsung di dalam Iran, dengan berbagai kesimpulan berbeda yang diambil untuk strategi negosiasi Teheran. Mereka yang memperingatkan bahwa nilai selat tersebut sebagai titik cegat ekonomi dunia akan terkikis, meninggalkan negara tanpa cadangan devisa, berargumen bahwa negosiator Iran harus segera mencari kesepakatan. Baca selengkapnya...
theguardian.com

