Beberapa perusahaan Jerman melihat AI mengurangi kebutuhan akan gelar pendidikan, menurut Ifo - The Economic Times
β’ Sebuah survei oleh Ifo Institute mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan Jerman percaya kecerdasan buatan (AI) mengurangi kebutuhan akan gelar universitas tradisional. β’ Sekitar 15% perusahaan yang disurvei melaporkan bahwa kini lebih mudah untuk mengganti karyawan berpengalaman dengan staf yang kurang berpengalaman namun memiliki kemampuan AI. β’ Pergeseran ini menunjukkan tren yang berkembang di mana kemahiran teknis AI mungkin lebih diutamakan daripada kredensial akademik formal atau pengalaman industri selama bertahun-tahun di pasar kerja.
economictimes.indiatimes.com




