Mahkamah Agung berikan beberapa hambatan bagi agenda Trump namun tetap memberinya kekuasaan yang lebih luas : NPR
• Mahkamah Agung telah memberikan serangkaian putusan campuran terhadap agenda Presiden Trump, memberinya kekuasaan yang lebih luas sambil memblokir inisiatif tertentu. • Pada bulan Februari, pengadilan memutuskan untuk tidak mendukung presiden terkait penggunaan tarif, yang memicu Trump secara terbuka melabeli hakim-hakim konservatif yang tidak setuju sebagai "tidak setia." • Meskipun Trump menganggap tarif sebagai alat penting untuk negosiasi global, jajak pendapat menunjukkan bahwa pemilih kurang mendukung kebijakan tersebut.
npr.org


